
Kalau kita turuti keinginan untuk mengeluh, bukan tidak mungkin, sepanjang hidup kita akan di isi oleh hal tersebut. Tapi apakah hal itu bisa menyelesaikan masalah yang menyebabkan keluhan itu??? Atau minimal bisa memperkecil masalah yang ada???
Ketika segala permasalahan terasa tidak berujung, saran terbaik menurut saya adalah mencoba mengalihkan fokus kita terlebih dahulu. Ingatkah sewaktu kita mengalihkan fokus kepada adik/anak/keponakan/sepupu sewaktu kecil dulu ketika sakit akibat terjatuh??? Dengan mudahnya adik/anak/keponakan/sepupu kita tersebut tidak mengeluhkan sakit akibat terjatuh.
Kata kunci : cepat bisa dan berbudi pekerti luhur

Sepengetahuan saya sampai saat ini, tujuan sekolah adalah memungkinkan manusia untuk “cepat” bisa sesuatu. Dalam prosesnya, disertakan pula materi materi lain yang berkaitan erat dengan manusia sebagai makhluk sosial yang mutlak memerlukan orang lain dalam menjalankan aktivitas kesehariannya.
Tapi fakta yang terjadi, pada umumnya, sekolah malah membuat manusia “lambat” untuk bisa sesuatu. Dan mirisnya, Sekolah juga malah bisa dijadikan tersangka utama bagi perubahan budi pekerti siswa. Hal mana, benar-benar bisa merubah budi pekerti didikan asli orang tua didalam keluarga yang luhur dan sederhana menjadi urakan dan cenderung hedonis.
Kemauan ====> Visi, Impian, cita-cita
Kemampuan contoh sederhana ===> skill, Modal
Kesempatan ===> suatu peluang...
Selama kita memiliki kemauan...Insya Allah...Kemampuan akan menghampiri kita seiring datangnya kesempatan...sehingga...kita benar-benar bisa mempertemukan ketiganya dalam satu waktu...
Tahukah kita???
sejatinya orang yang beruntung/sukses adalah orang yang bisa mempertemukan ketiganya...bukan hanya mampu (bisa), sempat...tetapi 95%nya adalah mau...
so...Milikilah terus kemauan kita..jangan pernah membiarkan hal itu rapuh hanya karena sekarang kita masih belum bisa dan belum ada kesempatan...